Aopok.com - Malam telah larut, kita masih berjalan berdua menyelusuri Darling Harbour sambil menikmati pemandangan indah kota Sydney. Lampu-lampu malam yang semarak menambah keindahan daerah itu. Malam ini adalah pertemuan kami setelah kami berpisah 2 tahun lalu selepas SMU. Ari melanjutkan kuliahnya di UNSW, Sydney sedangkan aku mengambil kuliah di salah satu universitas terkenal di Bandung.
Perjumpaan ini membangkitkan kenangan kami berdua saat SMU. Sudah sejak SMU aku mengagumi Ari. Wajahnya yang ganteng, senyumnya menawan, tatapan matanya yang tajam dan bodynya yang semi-atletis itu membuatku jatuh cinta. Namun semua itu aku pendam di dalam diri saja karena aku tidak mau persahabatan kami putus saat dia tahu bahwa aku menyukainya.
Namun malam ini semuanya menjadi lain. Penampilan barunya yang tampak lebih oriental itu membuatku semakin terpesona. Saat itu kita sedang duduk-duduk sambil mengobrol di kawasan Darling Harbour. Suasana romantis yang tercipta semakin membuatku melayang, membayangkan impian indah berdua. Aku menggigil kedinginan. Saat itu Sydney sedang musim dingin. Ari menawarkan jaketnya agar aku pakai.
“Kamu pakai jaketku aja Hen, nanti kamu masuk angin lho”, katanya.
“Ngga usah, ntar kamu yang kedinginan”
“I’m fine. Aku udah kebiasa dingin. Lagian aku pakai baju rangkap kok.”
Aku hanya diam menanggapi tawarannya. Tanpa berkata-kata lagi ia melepas jaketnya dan mengalungkannya ke pundakku. Saat itu perasaanku semakin melayang. Mungkinkah pria yang telah lama kusuka ini juga menyukaiku? Tak mungkin jawabku dalam hati. Ari yang selama ini kukenal tampak begitu manly.
“Thanks Ar”, hanya itu yang keluar dari mulutku.
Sejenak suasana menjadi hening.
Terkait
“Kamu sekarang lagi jalan sama siapa?”, tanyanya memecah keheningan.
Aku hanya menghela nafas untuk menghindar dari pertanyaannya yang mulai masuk ke daerah sensitifku.
“Hendry.. Lagi ngelamun yah? Kok pertanyaanku nggak dijawab?”, tanyanya lagi.
“Gua lagi sendirian nih. Ngga ada yang mau ama gua sih?”, jawabku getir.
“Masa sih cowok secakep dan sebaek kamu nggak ada yang mau?”, timpalnya.
“Kenyataannya begitu. Kalo kamu sendiri, lagi jalan ama siapa?”, jawabku balik.
“Sama. Gimana kalo elo jadian aja ama gua?”, jawabnya lagi sambil ketawa-ketawa. Lanjut baca!

0 Response to "Viral Semalam Berbagi Kenikmatan Bersama Mu"
Posting Komentar